Selasa, 10 Maret 2015

Membangun Spirit Keberhasilan

Membangun Spirit Keberhasilan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sekolah kehidupan kita menyaksikan bahwa setiap manusia di dorong oleh suatu keinginan untuk maju, untuk bertumbuh, untuk berkembang, untuk meraih apa yang dipahaminya sebagai kesempurnaan atau kesuksesan hidup. Dorongan untuk mencapai kesempurnaan atau kesuksesan hidup itu saya sebut sebagai spirit keberhasilan [the spirit of success], karena hemat saya dorongan tersebut bersifat spiritual. Dan spirit keberhasilan itu ada dalam diri setiap anak manusia sebagai pertanda bahwa ia adalah mahluk spiritual, disamping tentu saja mahluk bio-sosio-psikologis.

Spirit keberhasilan ini sangat jelas terlihat dalam diri anak-anak batita-balita. Hampir tanpa pengecualian, anak-anak batita-balita bicara tentang keinginannya, tentang cita-citanya, tentang masa depannya. Dan hampir tanpa mempertimbangkan latar belakang sosial ekonomi orangtuanya, anak-anak itu berbicara tentang hal-hal yang “besar”. Ada yang ingin jadi pilot, ada yang ingin jadi penyanyi terkenal, ada yang ingin jadi dokter, ada yang ingin jadi pengusaha kaya, ada yang ingin jadi insinyur, ada yang ingin jadi menteri,
... baca selengkapnya di Membangun Spirit Keberhasilan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 07 Maret 2015

Penyesalan

Penyesalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senja itu aku duduk berdua dengannya, menatap awan yang telah memerah, sesungguhnya ada yang ingin aku utarakan kepada laki laki yang ada di sampingku ini, tapi aku tak mampu, aku takut membuatnya terluka
“ya ALLAH kuatkan aku, agar aku bisa mengungkapkan isi hati ini” gumamku
“keong” suara lembutnya memanggilku
“kodok maafkan aku, kita harus berhenti sampai sini” suaraku terhenti karena tak kuasa menahan tetesan air mataku
“maksud keong kita putus?” nada suaranya terputus, air mata kedukaan terpancar dari matanya
Ku usap air mata itu, ku genggam erat tangannya
“kodok maafin aku, aku gak ada maksud nyakitin kamu, tapi ini harus terjadi, aku mutusin kamu ada alasannya, aku takut ketahuan sama orangtua aku.. aku tau kamu mau serius sama aku, aku juga mau serius sama kamu, tapi untuk saat ini belum waktunya, aku siap nunggu kamu” kataku
“iya keong, aku bisa ngerti, mungkin untuk saat ini kita berteman aja, dan suatu saat nanti aku pasti melamarmu, tunggu aku keong” katanya
Ku peluk erat tubuhnya, mungkin ini untuk terakhir kalinya, enggan rasanya aku melepaskan pelukan hangat ini, tapi mal
... baca selengkapnya di Penyesalan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 06 Maret 2015

Wiro Sableng #140 : Misteri Pedang Naga Suci 212

Wiro Sableng #140 : Misteri Pedang Naga Suci 212 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : 113 LORONG KEMATIAN

Wakil Ketua melangkah cepat memanggul tubuh Hantu Muka Dua. Setelah melewati sebuah pintu besi, dia hentikan langkah dan berpaling pada Satria Pocong yang berjalan mengikutinya.
"Untung tadi Yang Mulia Ketua tidak sampai Menanyakan soal caping milik Kakek Segala Tahu. Kau sempat memeriksa benda itu ?"
"Sudah, tapi saya tidak menemukan gulungan kain putih yang kita cari."

"Apa ucapanmu bisa kupercaya?" tanya wakil ketua barisan manusia pocong 113 lorong kematian sambil dua matanya menatap lurus dan tajam pada sepasang mata anak buahnya.

"Saya tidak berdusta. Saya tidak punya keperluan apa apa atas benda itu." Menjawab Satria Pocong.

"Yang Mulia Ketua pernah bilang benda itu luar biasa penting. Menyangkut kelangsungan masa depan seratus tiga belas lorong kematian dan rencana pembentukan sebuah partai yang bakal menguasai seantero rimba persilatan tanah Jawa dan tanah seberang."

"Saya pernah mendengar hal itu..." ucap Satria Pocong.

Lalu dan balik jubah putihnya orang ini keluarkan caping milik Kakek Segala Tahu. "Silahkan Wakil Ketua memeriksa sendiri"

"Simpan saja. Saat ini aku mempercayai semua ucapanmu. Kalau kemudian kau ternyata berdusta, aku akan merajam dirimu tiga hari tig
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #140 : Misteri Pedang Naga Suci 212 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bisakah Hipnoterapis Menerapi Keluarganya Sendiri?

Bisakah Hipnoterapis Menerapi Keluarganya Sendiri? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ide menulis artikel ini muncul saat membaca respon seorang rekan di Facebook. Saat itu saya memposting tulisan “Apakah engkau sudah memaafkan orang yang menyakitimu? “Belum.” Musuh kita bukanlah mereka yang menyakiti kita, melainkan sifat membenci yang ada pada diri kita.”

Rekan ini menulis, “Pak kenapa kok saya belum bisa memaafkan juga ya? Padahal saya sudah diterapi berkali-kali, mengapa masih ada sisa perasaan jengkel? Apanya yang salah nih? Saya sangat tersiksa dengan rasa dendam ini.”

Selanjutnya ia menambahkan, “ Saya sudah menerapkan Hypno-EFT yang ada di buku Quantum Life Transformation. Sudah pake pertanyaan kritis di buku The Secret of Mindset, padahal saya orang yang mudah trance. Dan tiap sesi terapi saya dibantu suami. Kebetulan suami saya praktisi hipnoteapi (CHt) dan sudah banyak membantu orang lain. Tiap hari saya dicintai seorang hipnoterapis. Saya juga bingung Pak kenapa ya saya ini? Saya lalu curhat sama hipnoterapis lain. Katanya sebaiknya saya menerapi diri sendiri, jangan dibantu suami. Waktu saya menerapi diri sendiri dengan Hypno-EFT, belum satu putaran saya mual dan muntah-muntah. Tiap kali saya menerapi diri sendiri selalu terjadi seperti ini. Sepertinya bawah sadar saya memberi sinyal menolak diterapi.Sepertinya bawah sadar saya sangat mencin
... baca selengkapnya di Bisakah Hipnoterapis Menerapi Keluarganya Sendiri? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 27 Februari 2015

Ayah kami bukan kriminal

Ayah kami bukan kriminal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kami sedang berduka. Ayah kami ditangkap polisi karena dituduh merencanakan pembunuhan. Ayah tak mungkin ada niat membunuh walau dendam sekalipun. Ayah bilang ia dijebak oleh karsiman, sang direktur perusahaan importir yang juga beraksi sebagai mafia korupsi. Karsiman dan komplotanya menjebak ayah karena takut dengan sepak terjang ayah sebagai ketua kpk baru yang cemerlang memburu koruptor-koruptor di Indonesia.

***
Pagi-pagi buta saya sudah mandi karena hari ini ayah disidang. habis selesai mandi tiba-tiba ayah menelepon dari penjara. Dengan nada yang jelas tapi terdengar buru-buru “Nak, coba kamu kekamar ayah ambil kaset di laci yang berlabel ‘rekaman 20 juni’. Bawa barang bukti itu ke persidangan ayah nanti siang. Ayah tak punya banyak waktu. Kau dan adikmu pasti bisa. jangan minta bantuan polisi kalian tau sendiri, karsiman pasti menyuap para polisi. Satu hal lagi, telpon ini pasti telah disadap, jadi berhati-hatilah.” Sebelum saya sempat bereaksi, ayah sudah menaruh gagang telepon ke sarangnya. Saya segera memanggil seluruh penghuni rumah. Mama, Triyo(adik saya), pesuruh, supir dan tukang kebun.

Seketika seluruh anggota keluarga berkumpul di ruang tengah. “Tadi ayah telfon, dia bilang dia punya barang bukti buat persidangan nanti. Kaset berlabel 20 juni di laci kamar. Aku dan triyo disuruh bawa barang itu ke persidangan nanti siang”
Mama terlihat senang tapi matanya berkaca-kaca “
... baca selengkapnya di Ayah kami bukan kriminal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 24 Februari 2015

Wiro Sableng #26 : Iblis Iblis Kota Hantu

Wiro Sableng #26 : Iblis Iblis Kota Hantu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

SANG surya belum lama muncul di ufuk timur. Malam yang hitam menggelap di teluk kini digantikan oleh pagi cerah. Air laut yang tadinya seperti berwarna hitam pekat kini kelihatan lagi aslinya, biru kehijauan dengan pantulan sinar matahari pagi merah kekuningan. Setiap pagi seperti itu biasanya teluk ramal dengan nelayan yang baru pulang melaut.

Perahu berjejer di mana-mana dan para pembeli ikan ramai menawar ikan yang dibelinya. Namun pagi ini suasana lain sekali. Belasan perahu memang nampak berjejer di tepi pasir, tapi tak seorang nelayanpun yang nampak. Pembeli-pembeli ikan tidak kelihatan. Teluk itu sepi. Dan ada sesuatu keanehan menggantung di situ.

Seorang kakek-kakek berpakaian compang-camping muncul dari balik bukit kacil di ujung selatan teluk. Dia melangkah tarseok-seok. Rambutnya telah putih semua, panjang sampai ke punggung, kotor awut-awutan. Di tangan kirinya ada sebatang tongkat kayu sedang di tangan
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #26 : Iblis Iblis Kota Hantu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 20 Februari 2015

Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor

Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dua lelaki berpakaian coklat tua mengapit lelaki separuh baya menuju kamar tidur berkuota 5 orang tetapi sesak di jejali penghuni tiga kali lebih banyak dari kapasitas standar sebenarnya, saat salah satu dari lelaki berseragam membuka grendel-grendel pengaman yang mengamankan penghuni kamar, kepala lelaki setengah baya itu tegak, menoleh ke arah ruangan di sudut deret bangunan tempat aku berdiri, tersenyum lalu menganggukkan kepala kepadaku sebelum menghilang di balik jeruji.

Segurat senyum menghiasi sudut wajahku membalas senyuman dari lelaki itu, tapi aku tahu dia tidak melihatnya, karena serombongan lelaki berpakaian coklat melintas di antara jangkauan pandang kami memecah situasi melodrama yang bila di telenovela korea biasanya dapat jatah scene 10 detikan lebih karena di slow motion dan sudut pengambilan sudut gambar bisa lebih dari 8 titik. Karena moment itu sungguh berkesan, bermakna dan sarat penafsiran.

“Ayah, aku bangga padamu.” Hanya kata itu yang mampu menggumam di bibirku mewakili gejolak yang muncul sporadis.

Aku membalikkan badan, karena sosok yang tadi tersenyum dan tak lain adalah ayahku sendiri tersebut sudah tidak terlihat karena blok tahanan tertutup gelapnya bayangan dinding tinggi lembaga permasyara
... baca selengkapnya di Ayah, Aku Bangga Padamu! Catatan Putra Seorang Koruptor Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1