Senin, 25 Juli 2016
Minggu, 24 Juli 2016
Menguasai Pasar dan Survive dalam Persaingan
28 Pebruari 2006 – 11:08 (Andrie Wongso) Diposting oleh: Editor
(Rate: 0 / 0 votes)
Dalam sejarah ahli perang Sun Tzu, tertoreh catatan tentang adu strategi dalam perang demi memenangkan peperangan, yaitu penyatuan kerajaan-kerajaan di Tiongkok pada masa itu. Memang, tantangan kerajaan-kerajaan di Tiongkok waktu itu adalah ekspansi wilayah. Tujuannya tak lain supaya kerajaan mendapatkan penguasaan tanah yang lebih luas, memperbesar kekuasaan atau pengaruh politik, sekaligus mencegah munculnya agresor. Dalam dunia bisnis, tantangannya kurang lebih sama. Perusahaan harus selalu mencari kesempatan supaya terus tumbuh dan meningkat kinerja maupun keuntungannya. Nah, tantangannya adalah:
(1) Menambah pangsa pasar dari produk sekarang dalam pasar yang ada, (2) Mencari pasar baru untuk produk tersebut, (3) Mengembangkan produk baru untuk pasar yang ada sekarang, dan (4) Mengembangkan bisnis baru dengan produk baru dan pasar yang baru pula.
Dalam perang kemiliteran, jumlah kekuatan mempunyai keunggulan pasti, terutama bila kekuatan yang saling bertempur memiliki teknologi yang hampir sama. Sebab itu, dalam 13 Bab Strategi Perang Sun Tzu ditegaskan tentang fundamentalnya peran jumlah kekuatan untuk memastikan kemenangan.
Menurut Sun Tzu, “Tentara yang tidak memiliki peralatan berat aka
... baca selengkapnya di Menguasai Pasar dan Survive dalam Persaingan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Selasa, 19 Juli 2016
Memahami Jenis Dan Fungsi Filter Mental
Beberapa waktu lalu saya membaca kembali buku karya maestro hipnoterapi Charles Tebbetts yang berjudul Miracles on Demand. Saya memang biasa membaca ulang buku-buku yang telah saya baca sebelumnya. Tujuannya adalah untuk bisa mendapatkan sari pati pengetahuan yang terkandung di buku-buku itu, yang mungkin sebelumnya terlewatkan.
Dulu saat saya pertama kali membaca judul buku “Miracles on Demand” saya bertanya, “Ah , apa mungkin kita bisa menciptakan mujizat sesuai dengan yang kita inginkan?”. Ternyata setelah membaca tuntas buku Tebbets ini dan juga mempraktikkan berbagai teknik terapi yang dijelaskannya, benar, kita dapat menciptakan atau menghasilkan mujizat sesuai dengan keinginan kita, yang kalau mengutip kata Tebbetts “by demand” atau sesuai permintaan.
Pembaca, jangan salah mengerti ya. Mujizat yang dimaksud oleh Tebbets adalah mujizat perubahan/kesembuhan diri sebagai hasil aplikasi hipnoterapi dalam membantu seseorang keluar dari masalah (emosi) yang selama ini menghambat atau mengganggu hidupnya.
Untuk bisa melakukan Miracles On Demand kita perlu memahami cara kerja berbagai teknik yang dijelaskan di bukunya. Dan yang lebih penting lagi kita harus sungguh-sungguh mengerti cara kerja pikiran. Saya telah banyak mengulas mengenai cara kerja pikiran di berbagai artikel dan buku yang saya tulis. Dalam kesempatan ini saya akan mengulas satu bagian dari mekanisme pikiran,
... baca selengkapnya di Memahami Jenis Dan Fungsi Filter Mental Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 17 Juli 2016
Pemimpin dan (Pre)seden
By Edy Suhardonoª
Tiba-tiba saya teringat wajah Pak Herry, guru yang mengajar Ilmu Fisika dan Ilmu Ukur sewaktu saya di kelas tiga SMP dulu.
Segelas KebijaksanaanBegitu duduk di kursi, Pak Herry mengeluarkan tujuh gelas kosong dari kantong dan meletakkan sebuah kendi tanah liat berisi air yang ditentengnya. Kemudian, ia menuangkan air kendi ke dalam salah satu gelas. Seraya mengangkat gelas yang hampir penuh terisi air itu, ia bertanya kepada seluruh siswa, “Perhatikan, berapa kira-kira berat gelas berisi air ini?”
Sebagian dari kami, para siswa, menjawab “lima puluh gram”; sebagian lagi menjawab “seratus gram”; dan sebagian sisanya menjawab “seratus dua puluh lima gram”.
“Saya sendiri sama sekali tidak yakin berapa beratnya, kecuali saya menimbangnya,” kata Pak Herry. “Benar juga dia,” kataku dalam hati. “Nah, lantas apa yang bakal terjadi jika saya memegangnya terus seperti ini selama beberapa menit?
... baca selengkapnya di Pemimpin dan (Pre)seden Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Kamis, 14 Juli 2016
Kisah Cintaku Yang Pertama
Siapa sih yang bisa ngelupain “First Love”? ah.. pastinya nggak ada. Aku inget banget, waktu itu jalan sama teman, terus tiba-tiba ada dia. Dia itu temannya temanku, habis itu kenalan deh, sudah kenal, kenal baik,.. jadian deh. Eitz.. enggak seindah itu ceritaku. Walaupun tiap hari kita ngobrol chatting sms-an, bahkan sampai curhat segala, tapi dia enggak pernah menganggapku lebih. Aku nggak tau dia suka aku apa enggak. Tapi bagiku dia adalah cinta pertamaku. Huuh, sayangnya waktu enggak memihak kepadaku. Kita sudah sibuk dengan kesibukan masing-masing. Kita lost contact lama banget hingga suatu hari kita bertemu lagi. Aku kira ini pertemuan, tapi sekali lagi ini perpisahan.
Sore itu jalanan sepi karena cuaca waktu itu memang sedang mendung, tapi tetep saja aku enggak berani menyebrang sendiri, so aku putuskan untuk lewat jembatan penyebrangan. Baru saja aku menaiki satu anak tangga, eh aku lihat di atas ada seseorang yang aku rasa berusaha untuk lompat dari atas jembatan. Dengan cepat dan nafas tersengal-sengal aku naiki anak tangga lalu aku segera meraih tangannya. “Ian!” aku tertegun sejenak. Saat ku genggam tangannya erat, dia memelukku. Aku berkata dalam hati, jangan lepaskan. Setidaknya lebih lama lagi, kumohon.
Perlahan aku mulai bertanya sedang apa dia disini, lalu dia me
... baca selengkapnya di Kisah Cintaku Yang Pertama Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Episode Picisan Aksi Buaya
Mendengar, menonton, dan membaca perkembangan lakon Cicak versus Buaya berasa seperti menyimak cerita picisan yang sungguh tak lucu. Lakon dugaan rekayasa untuk mengkriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) makin jelas pada episode beredarnya transkrip rekaman berisi pembicaraan adik buron KPK, Anggoro Widjodjo, dengan sejumlah petinggi kepolisian dan kejaksaan.
Terlihat bahwa fakta adanya konspirasi yang targetnya adalah penutupan KPK, seperti disebut dalam transkrip rekaman, setidaknya lebih meyakinkan daripada sangkaan polisi bahwa dua pimpinan KPK telah menyalahgunakan wewenang dan pelanggaran lainnya. Fakta yang syukur bisa terungkap, meskipun hanya menunjukkan satu kasus saja dari entah berapa ratus atau ribu kasus selingkuh hukum yang selama ini terlewat dari pantauan publik.
Selingkuh itu biasanya berupa kongkalikong hukum dengan mencoba menutupi kebusukan kasus korupsi. Tepatnya terjadi kamuflase saat kasus itu diselidiki dan disidik polisi dan jaksa. Ketenteraman status quo ini mulai goyah, bahkan tambah gonjang-ganjing, karena kiprah lembaga yang diremehkan sebagai si cicak yang lemah. KPK tanpa ampun membongkar mafia penegakan hukum yang entah sudah merugikan banyak orang dan bangsa ini.
Tentu saja secara alamiah terjadi resistensi dari para pihak yang kepentingannya merasa terancam. Klimaksnya terjadi saat dua pimpinan KPK ditahan. Namun bisa disaksikan perlawanan konspirator itu teras
... baca selengkapnya di Episode Picisan Aksi Buaya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Kendal(i) Atas Kendal(a) Diri
Di antara ribuan klien yang dilayani IISA Assessment Centre, terdapat sekitar lima puluhan klien yang berasal dari kalangan family business. Sebagian besar klien dari kluster ini memiiki persoalan yang hampir seragam: bagaimana membuat keputusan “suksesi kepemimpinan” perusahaan, yakni keputusan berkenaan dengan siapa yang kelak bakal menjadi penerus estafet kepemimpinan bisnis keluarga.
Dua pihak yang terlibat dalam proses suksesi ialah pertama, the founder (pendiri, ayah atau ibu) dan kedua, the successor (penerus, anak). The founder umumnya mempersepsikan atau mengenali kandidat successsor sebagai pribadi yang kompeten pada bidang keahlian sebagaimana sudah dipersiapkan lewat bidang studi atau pelatihan, sehingga tak ada alasan yang memberatkan untuk tidak memasang sang kandidat pada posisi direksi. Sebaliknya, para founder ini umumnya mengeluhkan buruknya kinerja para kandidat yang diungkapkan dengan sebutan “malas dan lembek”.
Kemalasan dan kelembekan ini dijabarkan sebagai kecenderungan menunda, pembawaan yang moody, ketakutan mengambil risiko, pembiaran diri berada dalam konflik kepentingan, kekakuan cara penyelesaian, kelemahan manaj
... baca selengkapnya di Kendal(i) Atas Kendal(a) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu